Jumat, 17 September 2010

Hasvia Pertahankan Singgasana “Dijegal” Dewan

Langkah Hasvia Pertahankan Singgasana “Dijegal” Dewan
http://www.infojambi.com/v.1/headlines/10513-langkah-hasvia-pertahankan-singgasana-dijegal-dewan.html
Tuesday, 18 May 2010 17:31


SUNGAIPENUH - Penjabat Walikota Sungai Penuh, Jambi, Hasvia, mulai digoyang. Langkah Hasvia mencalonkan diri menjadi walikota sepertinya tidak semulus yang dibayangkan, walau banyak jasanya dalam pembangunan kota pecahan Kabupaten Kerinci itu.


Sandungan datang dari kalangan DPRD Sungai Penuh. Sejumlah oknum anggota dewan sudah menggalang kekuatan untuk menggulingkan orang nomor satu di Bumi Sahalun Suhak Salatuh Bdei tersebut.


Anggota DPRD Kota Sungai Penuh, Ade Utama, mengungkapkan, saat ini sedikitnya ada 10 anggota dewan yang menanda-tangani surat pengajuan pemberhentian Hasvia sebagai walikota ke Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi.


Dukungan diberikan oleh 2 fraksi, yakni Fraksi Suara Rakyat (FSR) dan Fraksi Rakyat Bersatu (FRB). Mereka adalah Syafriadi, Burhanuddin, Junaifo Effendi, Ardinal Salim, Andi Oktavian, Kusran, Ade Utama dan Adnan Arbain dari FSR. Dari FRB ada nama Mursimin dan Ria Adriani.


Menurut Ade, dalam beberapa hari ini dukungan akan terus mengalir dari anggota dewan lainnya. ‘’Pasti akan lebih banyak lagi. Dukungan akan terus mengalir,” ujar Ade yang diamini Wakil Ketua DPRD Kota Sungai Penuh Syafriadi, Burhanuddin dan Adnan Arbain.


Ade mengungkapakan, Hasvia kini sudah tidak lagi melaksanakan tugas sesuai tugas pokoknya sebagai pejabat kepala daerah. Semua pekerjaan di Pemkot Sungai Penuh dinilai berjalan lamban.


Lambannya pekerjaan tersebut diakibatkan oleh pencampur-adukan antara tugas pemerintah dengan perpolitikan yang dilakukan Hasvia. Hal itu tidak bisa dibiarkan. ‘’Daripada tidak fokus, lebih baik diberhentikan saja,’’ tukas Ketua PKPB Sungai Penuh itu.


“Dosa” Hasvia dimata dewan bukan hanya masalah urusan pemerintahan dan politik yang digado-gado saja. Sumber persoalan juga berasal dari masalah penempatan pejabat eselon II. “Pejabat eselon II yang dilantik bermasalah. Baperjakat sama sekali tidak dilibatkan,” beber Ade.


Hasvia yang dihubungi melalui nomor ponsel yang biasa digunakannya belum bisa dikonfirmasi. Ponselnya mailbox. Hanya saja, sebelumnya Hasvia pernah mengatakan dirinya sangat serius membangun Kota Sungai Penuh.


Upaya Hasvia selama ini juga mendapat dukungan masyarakat di 5 kecamatan. Jalan-jalan Kota Sungai Penuh yang dulu berlubang dan hancur, kini hampir selesai diaspal hotmix. “Saya tidak habis fikir, pembangunan yang dilakukan Pak Hasvia selama ini sudah jelas hasilnya, tapi masih dianggap jelek saja. Dasar...,” ujar seorang warga Kota Sungai Penuh.

2 komentar:

Anonim mengatakan...

Ridiculous story there. What happened after?

Take care!

My webpage viagra pharmacy

Anonim mengatakan...

Great article! That iss the type of information that are meant
to be shared around the web. Disgrace on the search engines
for not positioning this submit upper! Come onn over and
sek advice from mmy web ssite . Thank you =)

my blog; Xanax